ANAK TK VS IBU GURU ATHEIS

Senin, 17 November 2014
Hari pertama sekolah di sebuah TK Surya Kencana yang diasuh oleh seorang Ibu guru yang berjiwa Atheis.

Ibu Guru ini mulai memasuki kelas Nol 2. Ia mulai mengajar kepada anak-anak TK tersebut tentang Faham Atheisme (Faham Anti Tuhan).

Ia mulai mengambil sebuah penghapus papan tulis dan berkata pada anak-anak TK di kelasnya;

“Anak-anak penghapusan ini kelihatan nggak?” sambil tangannya mengacung-acungkan hapusan di depan kelas.

“KELIHATAAAAAN!!!”, kata anak-anak TK serempak dan bersemangat.

“Yang terlihat menunjukan Keber-ada-an maka kalau penghapus ini kelihatan artinya penghapus ini ada.. nggaaak?”, tanyanya lagi kepada murid-muridnya.

“ADAAAAAAAA!!”, kata anak-anak semangat.

Kemudian ia mulai menaruh penghapus papan tulis di meja. Ia lalu  mengambil sebuah kapur putih. Kemudian berkata kembali pada murid- muridnya;

“Anak-anak kapur ini kelihatan nggak?”, sambil tangannya kembali mengacungkan kapur di depan kelas.

“KELIHATAAAAAN!!!”, kata anak2 TK serempak dan bersemangat.

“Nah! Kalau kapur ini terlihat berarti kapur ini ada.. nggaaak?” ,

tanyanya lagi kepada murid-muridnya.

“ADAAAAAAAA!!”, kata anak-anak semangat tanpa tedeng aling-aling.

Lalu sang guru mulai memasuki doktrin-doktrin Atheisnya kepada anak-anak TK tersebut.

“ANAK-ANAK! TUHAN ITU KELIHATAN..NGGAK?”, tanyanya lebih semangat kepada anak-anak muridnya.

“NGGAAAAAK!!” teriak anak-anak murid langsung.

“BERARTI TUHAN ITU. ADA.. NGGAAAAAAK?” tanya Ibu Guru lagi bersemangat.

“NGGAK ADAAAAAAAA!!”, kata anak-anak bersemangat tanpa mikir  panjang.

Di pojok belakang kelas tiba-tiba berdiri anak murid yang  paling badung dan termasuk nakal..

Lalu ia mulai berjalan dengan gagah dan sok tahu ke depan kelas. Kemudian dia berkata lantang didepan kelas;

“KAWAN-KAWAN, OTAK IBU GURU KELIATAN.. NGGAAK???” tanyanya pada teman-temannya sekelas.

“NGGAAAAAK!!” teriak teman-temannya sekelas langsung.

Kemudian ia bertanya lagi “BERARTI OTAK IBU. ADA..NGGAAAAAAK?”

“NGGAK ADAAAAAAAA!!” jawab teman-temannya serempak.

Ibu guru, “GRRRRRRR…”  · 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar