puisi renungan

Senin, 10 November 2014

SUNYI

 Sunyi ini memaksaku untuk tetap terdiam
Keluh itu memaksaku untuk mendengarnya

Terpaku dalam hembusan angin yang hampa
Kemudian dalam gelapnya
Aku tetap tak bisa banyak berbuat

Mereka memaksaku untuk tetap tinggal
Terdiam dalam jalan ini
Mendengar segala hembusan

Telingaku tuli
Pikiranku kosong
Mulutku bisu
Tangan dan kakiku kaku
Kalian hanya memaksaku
Sekedar memaksaku
Tanpa ada hirauan atau sapaan

Tolak menolak tak terhirau
Masih terpaku
Terdiam
Diantara kalian

Sunyi …

Tidak ada komentar:

Posting Komentar